Menurut neuorolog, P. MacLean, di kepala kita  ada tiga jenis otak . Otak paling rendah bernama otak reptil yang disebut juga sebagai “otak primitif”. Otak yang lebih tinggi dari otak reptil dinamai otak mamalia atau disebut sebagai “otak tengah” (midbrain).
Otak paling canggih adalah otak bahasa yang terletak di posisi paling atas (neocortex). Ketiga otak ini saling berkaitan dan punya fungsi sendiri-sendiri.

Otak primitif mengatur fisik kita untuk bertahan hidup, mengelola gerak refleks, mengendalikan gerak motorik, memantau fungsi tubuh, dan memproses informasi yang masuk dari pancaindera. Saat menghadapi ancaman atau keadaan bahaya, bersama dengan otak tengah, otak primitif menyiapkan reaksi “hadapi atau lari” (fight or flight response) bagi tubuh. Sehingga kita akan bereaksi secara fisik dan emosi lebih dulu sebelum otak bahasa/pikir sempat memproses informasi.

Di jaman batu, otak reptil ini menjadi panglima, karena rendahnya budaya. Kehidupan dipenuhi dengan jargon berburu untuk makan,  serang atau lari, untuk bertahan hidup.

Otak reptil, disebut demikian krn bentuk dan fungsinya mirip yang dimiliki hewan. Semua hewan juga punya paradigma ‘fight or flight’!
Coba saja kamu ganggu anjing tetangga, pasti kamu disalak. Manusia yang cerdas tentu tak gampang ‘menyalak’ karena otak cerdas ‘neocortex’ menjadi panglimanya, ia lebih mengedepankan rasio dan kebijakan daripada emosi, dalam bertindak.

Menurut MacLean, dan juga para pakar lain seperti Michael Persinger, Danah Zohar dan Ian Marshall (pengembang dan peneliti Spiritual Intelligence), serta peneliti lain, jika kita tidak memiliki kecakapan berpikir, mustahil kita dapat mengendalikan otak yang ada di tengah (otak emosi) dan otak primitif.

Apabila kita tidak dapat mengendalikan otak emosi (tidak mampu merenung atau berefleksi), maka otak emosi (reptil)  ini akan menguasai cara bersikap kita. Jika ada hal-hal yang tidak menyenangkan diri kita, kita langsung marah atau menunjukkan kebencian. Ini tentu akan mendatangkan kerugian bagi diri kita karena akan mengganggu hubungan atau kerja sama dengan orang lain, bahkan persaudaraan!

So, janganlah buru-buru menyalak! Guk….guk….guk…:)

www.caraku-caramu-carakita.com
Dari berbagai sumber.

3 Responses so far.

  1. Salak Pondoh berkata:

    Terima kasih, artikel yang sangat bermanfaat!

  2. Salak Pondoh berkata:

    wah, tadinya sudah mau menyalak. Gak jadi deh..:)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

  • Arsip